Pick from Ragnafilia’s Forum

November 14th, 2005 by daud

Dear, My Angel

The day when that fragment of white fluttered down

was the beginning of everything, wasn’t it?

Even my thoughts are unreliable;

I’m cast adrift by the warmth.

You spread your little wings and gradually gave to me

the secret feathers which began that healing magic.

Dear my angel, keep shining; always let me see your smile.

No matter what kind of distance parts us, I feel like I’m near you.

On that rainy night when I first noticed

your shoulders’ slenderness,

it made me think [you were] like an abandoned kitten,

without letting [me] turn [my] eyes away;

in order to put healing magic into

the various wounds hidden beneath that smile, let’s kiss.

Dear, my angel, do you notice? I can see you!

Your back’s dazzling is a pure white treasure.

Dear, my sweetheart, both of us have a number of wounds carried in our

arms.

With only that much [to bear], you can slowly fly to that distance.

Dear, my angel, keep shining; always let me see your smile;

never forget, no matter when, I’ll be near, supporting you; I love you.

This Day

September 20th, 2005 by daud

There are moments in life when you miss someone so much that you just want to pick them from your dreams and hug them for real!

The most torturing is, you can’t tell the person whom you are missing that you miss him/ her, but you are just able to miss them secretly…

U KNOW WHAT ?

September 5th, 2005 by daud

KISAH PETER DAN TINA

Peter dan Tina sedang duduk bersama di taman kampus tanpa melakukan apapun, hanya memandang langit sementara sahabat-sahabat mereka sedang asik bercanda ria dengan kekasih mereka masing-masing.

Tina : "Duh bosen banget. Aku harap aku juga punya pacar yang bisa berbagi waktu denganku."

Peter : "kayaknya cuma tinggal kita berdua deh yang jomblo. cuma kita berdua saja yang tidak punya pasangan sekarang." (keduanya mengeluh dan berdiam beberapa saat)

Tina : "Kayaknya aku ada ide bagus deh. kita adakan permainan yuk?"

Peter : "Eh? permainan apaan?"

Tina : "Eng… gampang sih permainannya. Kamu jadi pacarku dan aku jadi pacarmu tapi hanya untuk 100 hari saja. gimana menurutmu?"

Peter : "baiklah… lagian aku juga gada rencana apa-apa untuk beberapa bulan ke depan." T

ina : "Kok kayaknya kamu gak terlalu niat ya… semangat dong! hari ini akan jadi hari pertama kita kencan. Mau jalan-jalan kemana nih?"

Peter : "Gimana kalo kita nonton saja? Kalo gak salah film The Troy lagi maen deh. katanya film itu bagus"

Tina : "OK dech…. Yuk kita pergi sekarang. tar pulang nonton kita ke karaoke ya… ajak aja adik kamu sama pacarnya biar seru."

Peter : "Boleh juga…" (mereka pun pergi nonton, berkaraoke dan Peter mengantarkan Tina pulang malam harinya)

Hari ke 2: Peter dan Tina menghabiskan waktu untuk ngobrol dan bercanda di kafe, suasana kafe yang remang-remang dan alunan musik yang syahdu membawa hati mereka pada situasi yang romantis. Sebelum pulang Peter membeli sebuah kalung perak berliontin bintang untuk Tina.

Hari ke 3: Mereka pergi ke pusat perbelanjaan untuk mencari kado untuk seorang sahabat Peter. Setelah lelah berkeliling pusat perbelanjaan, mereka memutuskan membeli sebuah miniatur mobil mini. Setelah itu mereka beristirahat duduk di foodcourt, makan satu potong kue dan satu gelas jus berdua dan mulai berpegangan tangan untuk pertama kalinya.

Hari ke 7: Bermain bowling dengan teman-teman Peter. Tangan tina terasa sakit karena tidak pernah bermain bowling sebelumnya. Peter memijit-mijit tangan Tina dengan lembut.

Hari ke 25: Peter mengajak Tina makan malam di Ancol Bay. Bulan sudah menampakan diri, langit yang cerah menghamparkan ribuan bintang dalam pelukannya. Mereka duduk menunggu makanan, sambil menikmati suara desir angin berpadu dengan suara gelombang bergulung di pantai. Sekali lagi Tina memandang langit, dan melihat bintang jatuh. Dia mengucapkan suatu permintaan dalam hatinya.

Hari ke 41: Peter berulang tahun. Tina membuatkan kue ulang tahun untuk Peter. Bukan kue buatannya yang pertama, tapi kasih sayang yang mulai timbul dalam hatinya membuat kue buatannya itu menjadi yang terbaik. Peter terharu menerima kue itu, dan dia mengucapkan suatu harapan saat meniup lilin ulang tahunnya.

Hari ke 67: Menghabiskan waktu di Dufan. Naik halilintar, makan es krim bersama,dan mengunjungi stand permainan. Peter menghadiahkan sebuah boneka teddy bear untuk Tina, dan Tina membelikan sebuah pulpen untuk Peter.

Hari ke 72: Pergi Ke PRJ. Melihat meriahnya pameran lampion dari negeri China. Tina penasaran untuk mengunjungi salah satu tenda peramal. Sang peramal hanya mengatakan "Hargai waktumu bersamanya mulai sekarang" kemudian peramal itu meneteskan air mata.

Hari ke 84: Peter mengusulkan agar mereka refreshing ke pantai. Pantai Anyer sangat sepi karena bukan waktunya liburan bagi orang lain. Mereka melepaskan sandal dan berjalan sepanjang pantai sambil berpegangan tangan, merasakan lembutnya pasir dan dinginnya air laut menghempas kaki mereka. Matahari terbenam, dan mereka berpelukan seakan tidak ingin berpisah lagi.

Hari ke 99: Peter memutuskan agar mereka menjalani hari ini dengan santai dan sederhana. Mereka berkeliling kota dan akhirnya duduk di sebuah taman kota.

15:20 pm

Tina : "Aku haus. Istirahat dulu yuk sebentar. "

Peter : "Tunggu disini, aku beli minuman dulu. Aku mau teh botol saja. Kamu mau minum apa?"

Tina : "Aku saja yang beli. kamu kan capek sudah menyetir keliling kota hari ini. Sebentar ya" Peter mengangguk. kakinya memang pegal sekali karena dimana-mana Jakarta selalu macet.

15:30 pm

Peter sudah menunggu selama 10 menit and Tina belum kembali juga. Tiba-tiba seseorang yang tak dikenal berlari menghampirinya dengan wajah panik.

Peter : "Ada apa pak?"

Orang asing : "Ada seorang perempuan ditabrak mobil. Kayaknya perempuan itu adalah temanmu" Peter segera berlari bersama dengan orang asing itu. Disana, di atas aspal yang panas terjemur terik matahari siang,tergeletak tubuh Tina bersimbah darah, masih memegang botol minumannya. Peter segera melarikan mobilnya membawa Tina ke rumah sakit terdekat. Peter duduk diluar ruang gawat darurat selama 8 jam 10 menit. Seorang dokter keluar dengan wajah penuh penyesalan.

23:53 pm

Dokter : "Maaf, tapi kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. Dia masih bernafas sekarang tapi Yang kuasa akan segera menjemput. Kami menemukan surat ini dalam kantung bajunya." Dokter memberikan surat yang terkena percikan darah kepada Peter dan dia segera masuk ke dalam kamar rawat untuk melihat Tina. Wajahnya pucat tetapi terlihat damai. Peter duduk disamping pembaringan tina dan menggenggam tangan Tina dengan erat. Untuk pertama kali dalam hidupnya Peter merasakan torehan luka yang sangat dalam di hatinya. Butiran air mata mengalir dari kedua belah matanya. Kemudian dia mulai membaca surat yang telah ditulis Tina untuknya.

Dear Peter… ke 100 hari kita sudah hampir berakhir. Aku menikmati hari-hari yang kulalui bersamamu. Walaupun kadang-kadang kamu jutek dan tidak bisa ditebak, tapi semua hal ini telah membawa kebahagiaan dalam hidupku. Aku sudah menyadari bahwa kau adalah pria yang berharga dalam hidupku. Aku menyesal tidak pernah berusaha untuk mengenalmu lebih dalam lagi sebelumnya. Sekarang aku tidak meminta apa-apa, hanya berharap kita bisa memperpanjang hari-hari kebersamaan kita. Sama seperti yang kuucapkan pada bintang jatuh malam itu di pantai, Aku ingin kau menjadi cinta sejati dalam hidupku. Aku ingin menjadi kekasihmu selamanya dan berharap kau juga bisa berada disisiku seumur hidupku. Peter, aku sangat sayang padamu.

23:58

Peter : "Tina, apakah kau tahu harapan apa yang kuucapkan dalam hati saat meniup lilin ulang tahunku? Aku pun berdoa agar Tuhan mengijinkan kita bersama-sama selamanya. Tina, kau tidak bisa meninggalkanku! hari yang kita lalui baru berjumlah 99 hari! Kamu harus bangun dan kita akan melewati puluhan ribu hari bersama-sama! Aku juga sayang padamu, Tina. Jangan tinggalkan aku, jangan biarkan aku kesepian! Tina, Aku sayang kamu…!" Jam dinding berdentang 12 kali…. jantung Tina berhenti berdetak. Hari itu adalah hari ke 100…

———————————————————————————————-

U know what ? Kalo ada perasaan apa2 yang belom loe ucapin sama siapapun ga peduli itu perasaan sayang, benci, maaf, nyesel, dll, mending loe ucapin dhe sekarang daripada semuanya dah terlambat, percaya dhe, dengan melakukan hal tsb pastinya loe akan merasa lebih lega / nyaman, like me, i do a big courage to tell someone to forgive me, gue udah simpen selama 2 tahunan, dan sekarangg.. Gue legaaa, biarin dhe dia mau jawab apa, yang penting gue dah lega, hehe. Do that, okay ?

BOSENNNN!!!

September 5th, 2005 by daud

Loe orang pada nyadar ga sih kalo hidup tuh bangun pagi, sarapan, berangkat kerja, kerja, makan siang, kerja, pulang, do something outside job, makan malem, bobo, besok bangun lagi, jadi loop forever dhe pokoknya, gilak, bosen abizz. Gue berasa banget kalo hidup tuh monoton!! Masa2 gue waktu masih muda, aduhhhh pengen bener dha gue balik ke masa lalu, kemaren siapa yah yg ngomong kalo ciptain aja mesin waktu, tolol dha tu orang wakaka meski kl beneran ada pasti enak banget, makaya loe2 orang yang masih pada sekolah terutama SMP SMA, bersenang2lah kalian, karena itu saat2 paling indah dalam hidup, dan yang kuliah juga, meski ga seindah masa2 SMA but better than my condition right now, life is suckz, boring, annoying, etc etc. Bodo amat lagi mau maki2 gue, wakakakka, ketawa dulu ah, wakakakak, capeeee…. Bobo dulu ah.. ZzzzZzz

Ajah2 Fighting

September 3rd, 2005 by daud

Awwww, today is a good day, akhirnya bisa istirahat dengan tenang, tidur2an, ahahahaha, gilak, yang namanya hidup kalo lagi masuk kerja tuh kayaknya kok luruuuuuuuuuuuus aja, bosen boo, ga ada perubahan, hmmm, tapi yahhh itulah hidup, mau ga mau harus dijalanin, pokoknya harus kuattt, ajah ajah Fighting!!!!  WAkakaka

^_^

August 4th, 2005 by daud


God is so good

He gives me everything

and He gives you as a friend

friend who supports me

friend who shares everything

friend who prays for me

friend who brings me in You

when i’m down

when i feel lonely

when i lost my way

when i disappoint to the world

you always be there for me

you’re truly my best friend

I thanked God for His grace

I thanked God for His giving of yo

Wisuda

July 26th, 2005 by daud

Wew at least nama gue jadi Daud Lesmana, S.Kom wakakaka, sarjana tapi mental gue masih kaya ABG, rusak dha. Hmmm, apa sih arti dari wisuda itu ? In my opinion wisuda cumanlah suatu peresmian kalo kita tuh dah jadi sarjana, selain itu buat gue NOTHING . Why ? Soalnya menurut gue usaha jalan hidup gue masih jauhhhh banget, moga2 sampe sekarang ini cuman 1/3 dari total umur kita, hehe gue ga mau ketuaan juga soalnya, nanti malah sakit2an, hehe. Back to topic, yah setelah wisuda, tetep aja trus jalanin idup, cari kerja lha, dapet gaji trus nabung, mikir berkeluarga, karir, making possible  path to be succesfull person. Abis itu ? Tetep aja harus pertahanin andai loe dah sukses, harus cari uang trus buat idupin keluarga eloe, wuahhhhhhhhh capeeeee, yahh tapi that’s life man, u need to accept that situation no watter what, kalo gue ga mau yahh jadilah gue orang yang pada akhirnya jadi sampah masyarakat, so friends.. Please pray for me and for urself  biar sama2 tujuan idup bisa tercapai. Hahaha, Akhir kata, We made it Friends!!! S.Kom di belakang nama kita yang akan ditulis seumur idup kita. Hehe, Congratulations all. That’s it.

Wisuda

Bosannnnnnnn

July 21st, 2005 by daud

Wah wah, ga nyangka yang namanya nganggur itu bosen bener yah, udah gue borong yang namanya DVD DVD versi anyar, tetep aja gue bosen, main komputer bosennnn, main basket bosennnn, pergi ke rumah temen sedikit bosennnnn, interview kerja capekkkk, hahahahha maunya apa coba gue. Oi oi ada yang main Pangya dari boleh game ?? Kalo ada ada kita ngadu kasih nick ma jadwal disini, daripada ga ada kerjaan… Main golf virtual aja dhe… Heheehe.

Ketiban sue

July 18th, 2005 by daud

Anjerrr, Jakarta Jakarta, gila, 22 tahun gue hidup di jakarta, baru kali ini ngerasain yang namanya susah gara - gara banjir, dari grenvil sama cengkareng 5 jam !!! Motor gue mogok gara - gara kerendem, untung kaga bawa mobil gue, emang gila semua polisi - polisinya, udah tau banjir dalem, masih serus ditembusss, muka geblek dha, untung ada kiriman orang dari Tuhan buat gue, kalo ngga sih, bisa tidur di pinggir jalan gue nungguin banjir, hahahahhaahha, thx God…..

Just want to share my feeling right now

July 5th, 2005 by daud

I was walking on the empty road and look around
you were there, standing on the boulevard
starring at the scarlet sky
once I felt like seeing an angel
but then I realized you weren’t really there
you’d gone away
somewhere I’d never reach

I was nearly sleeping under my blanket
you were there, sitting close to me
smiling and said, "Gud nite"
once I felt like being in heaven
but then I realized you weren’t really there
you’d faded away
died before you really meant

I was crying on the graveyard behind the old church
you are there, under the mute stones and cold mud
your sight’s empty and your smile’s frozen
once I felt like being in a nightmare
but I realize that you are really there
you left me
died before you say goodbye

————————————————————————-

Gue dapet ni open letter dari salah satu forum, hmmm, setelah di baca2 ternyata ini gambarin gue banget sekarangm tentang semua mimpi gue, dan pengalaman gue yang …. yahh… hehe dun wanna talk about it*, coz that’s really2 painful for me. SO, that’s it, just that.