Archive for February, 2007

……

Thursday, February 15th, 2007

Aku tak akan mencintaimu untuk kedua kalinya
Aku tak ingin mencintaimu untuk kedua kalinya
*

‘Huh….’ entah sudah berapa kali aku menghela napas panjang. Dan entah
sudah berapa kali pula aku memandang ke seluruh penjuru ruangan ini.
Ruangan yang pernah menjadi milik kami, namun kini harus kutinggalkan.
Harus, karena aku tak sanggup terus hidup di masa lalu yang ia
tinggalkan di ruangan ini.

Sebentuk mimpi indah yang telah retak, untuk apa menyimpannya terus di dalam hati? Ah..

Aku tak ingin terus menghirup atmosfer sedih ini. Aku segera berkemas.
Dan saat tanganku mencapai meja rias, kulihat sebotol parfum itu. Wangi
yang sampai sekarang pun tak kutahu apa : mawarkah? melatikah? atau
malah eidelweis?

Sekejap saja, hipokampus pun kehilangan pintunya. Pintalan memori berhamburan memenuhi ruangan kecil itu.

Kutatap diriku di pantulan kaca.

Aku menangis. Menyadari betapa tak bisanya aku tanpa dirinya…

bout LOve and Time

Wednesday, February 14th, 2007

Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak: ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik. Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu.

Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. Cinta sangat ke-b ingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. ementara itu air makin naik membasahi kaki Cinta. Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu. "Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!" teriak Cinta. "Aduh! Maaf, Cinta!" kata Kekayaan, "perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam.

Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini." Lalu Kakayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi. Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya. "Kegembiraan! Tolong aku!", teriak Cinta. Namun Kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak mendengar teriakan Cinta.

Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang dan Cinta semakin panik. Tak lama lewatlah Kecantikan. "Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!", teriak Cinta. "Wah, Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini." sahut Kecantikan. Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itu lewatlah Kesedihan. "Oh, Kesedihan, bawalah aku bersamamu," kata Cinta. "Maaf, Cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja…" kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. Cinta putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya.

Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara, "Cinta! Mari cepat naik ke perahuku!" Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya. Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi.

Pada saat itu barulah Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang menyelamatkannya itu. Cinta segera menanyakannya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu. "Oh, orang tua tadi? Dia adalah Waktu." kata orang itu. "Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku" tanya Cinta heran. "Sebab," kata orang itu, "hanya Waktu lah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari Cinta itu …"

ARTI MEMILIKI

Tuesday, February 13th, 2007

Pacaran itu suatu hal yang mengesankan dan ‘harus dipertahankan’ jika
memang udah sepadan. Seperti kata kata berikut: Cinta tak pernah akan
begitu indah, jika tanpa persahabatan…..yang satu selalu menjadi
penyebab yang lain dan prosesnya… adalah irreversible…… Seorang
pecinta yang terbaik adalah sahabat yang terhebat. Jika kamu mencintai
seseorang, jangan berharap bahwa seseorang itu akan mencintai kamu
persis sebaliknya dalam kapasitas yang sama. Satu diantara kalian akan
memberikan lebih, yang lain akan dirasa kurang………..Begitu juga
dalam cinta: kamu yang mencari, dan yang lain akan menanti…… Jangan
pernah takut untuk jatuh cinta…. mungkin akan begitu menyakitkan, dan
mungkin akan menyebabkan kamu sakit dan menderita…..tapi jika kamu
tidak mengikuti kata hati, pada akhirnya kamu akan menangis……. jauh
lebih pedih… karena saat itu kamu menyadari bahwa kamu tidak pernah
memberi cinta itu sebuah jalan. Cinta bukan sekedar perasaan, tapi
sebuah komitmen….Perasaan bisa datang dan pergi begitu
saja……Cinta tak harus berakhir bahagia…..karena cinta tidak harus
berakhir….. Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan….dan
mengerti apa yang tidak dijelaskan, sebab cinta tidak datang dari bibir
dan lidah atau pikiran………melainkan dari HATI. Ketika kamu
mencintai, jangan mengharapkan apapun sebagai imbalan, karena jika kamu
demikian, kamu bukan mencintai, melainkan…..investasi. Jika kamu
mencintai, kamu harus siap untuk menerima penderitaan. Karena jika kamu
mengharap kebahagiaan, kamu bukan mencintai….melainkan memanfaatkan.
Lebih baik kehilangan harga diri dan egomu bersama seseorang yang kamu
cintai dari pada kehilangan seseorang yang kamu cintai, karena egomu
yang tak berguna itu…….. Jangan mencintai seseorang seperti
bunga,karena bunga mati kala musim berganti, cintailah mereka seperti
sungai, sebab sungai mengalir selamanya…… Cinta mungkin akan
meninggalkan hatimu bagaikan kepingan-kepingan kaca, tapi tancapkan
dalam pikiranmu, bahwa Ada seseorang yang akan bersedia untuk menambal
lukamu dengan mengumpulkan kembali pecahan-pecahan kaca
itu…..Sehingga kamu akan menjadi utuh kembali. Berjuanglah hingga
dapat cinta sejati….!!!!!!

Happy Vals Day

Tuesday, February 13th, 2007

SEEKOR beruang yang bertubuh besar sedang menunggu seharian dengan
sabar di tepi sungai deras. Waktu itu memang tidak sedang musim ikan.
Sejak pagi ia berdiri di sana mencoba meraih ikan yang meloncat
keluar air. Namun, tak satu juga ikan yang berhasil ia tangkap.

Setelah berkali-kali mencoba, akhirnya… hup… ia dapat menangkap
seekor ikan kecil. Ikan yang tertangkap menjerit-jerit ketakutan. Si
ikan kecil itu meratap pada sang beruang, "Wahai beruang, tolong
lepaskan aku."

"Mengapa," tanya sang beruang.

"Tidakkah kau lihat, aku ini terlalu kecil, bahkan bisa lolos lewat
celah-celah gigimu," rintih sang ikan.

"Lalu kenapa?" tanya beruang lagi.

"Begini saja, tolong kembalikan aku ke sungai. Setelah beberapa bulan
aku akan tumbuh menjadi ikan yang besar. Di saat itu kau bisa
menangkapku dan memakanku untuk memenuhi seleramu," kata ikan.

"Wahai ikan, kau tahu mengapa aku bisa tumbuh begitu besar?" tanya
beruang.

"Mengapa?" ikan balas bertanya sambil menggeleng-geleng kepalanya.

"Karena aku tak pernah menyerah walau sekecil apa pun keberuntungan
yang telah tergenggam di tangan!" jawab beruang sambil tersenyum
mantap.

"Ops!" teriak sang ikan, nyaris tersedak.

Dalam hidup, kita diberi banyak pilihan dan kesempatan. Namun jika
kita tidak mau membuka hati dan mata kita untuk melihat dan menerima
kesempatan yang Tuhan berikan maka kesempatan itu akan hilang begitu
saja. Dan hal ini hanya akan menciptakan penyesalan yang tiada guna
di kemudian hari, saat kita harus berucap : "Ohhh….Andaikan aku
tidak menyia2kan kesempatan itu dulu…?"

Maka bijaksanalah pada hidup, hargai setiap detil kesempatan dalam
hidup kita. Di saat sulit, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki
keadaan; di saat sedih, selalu ada kesempatan untuk meraih kembali
kebahagiaan; di saat jatuh selalu ada kesempatan untuk bangkit
kembali; dan dalam kesempatan untuk meraih kembali yang terbaik untuk
hidup kita.

Bila kita setia pada perkara yang kecil maka kita akan mendapat
perkara yang besar. Bila kita menghargai kesempatan yang kecil, maka
ia akan menjadi sebuah kesempatan yang besar.

Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih. Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan… tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur. Terimalah cinta apa adanya

——————————————————————————————————-

To ALL : Happy Vals Day My Dear All My Friends

I don’t know how

Tuesday, February 13th, 2007

Perna ga ? Kalian cinta banget sama orang yang walaupun kalian harus makan 10 ati  kalau mencintai dia tapi tetep ga bisa lupain dan ga cinta dia ?

Gue lagi ngerasain itu sekarang, orang yang gue cinta sekarang menurut sudut pandang gue : sama sekali ga nyaman sama gue, kalu ngomong agak lamaan pasti jadinya emosi, kalo ditanyain apa2 pasti banyak tersinggungnya, termasuk melakukan hal yang gue ga suka waktu gue masih jadian sama dia malah dia lakukan dan seneng sama hasilnya.

Dunno what, tapi yah sedih aja, sekarang tiap kali ketemu sedih aja bawaanya… Cuman yah mau gimana lagi ? Mungkin gue ga cocok lagi sama dia, she is too different, terlalu banyak perbedaan antara diri dia yang sekarang dan dulu, tapi yah mau gmana lagi, semua orang berubah, even mostly not.

Yah mungkin langkah gue berikutnya hanya bisa melihat dia berkembang dan mungkin semakin lama waktu semakin gue ga kenal dia lagi… Biar dhe, trus terang gue udah usahain yang terbaik dari diri gue, walaupun ga menghasilkan apa - apa, gue tetep bangga sama diri gue dan ga akan ada penyesalan, terserah ntar  jadinya gimana.. Yang bisa gue siapin cuman hati gue untuk menghadapi hasil yang bakal gue dapet.

Gue cuma bisa bilang 1 kalimat buat lu orang semua : Hargain orang  yang ada di depan mata lu kalau dia patut dihargai.

Dan kata2 itu mau gue terapin ke diri gue, gue akan menghargai orang kalo orang itu menghargai gue dan sebaliknya. Kalo dia ga bisa hargain gue dan mau pergi dari gue, atau menganggap gue hanya sebagai "batu" jalanan, so be it, i don’t need you.
That’s all

Mungkin setelah baca ini banyak yang protes dan ga suka sama gue, bodo amat dha, liat kenyataanya !! lu dapet apa kalo ga ngehargain orang ? nothing !! Kalau lu hargain ? Banyak hal positive yang bisa lu dapet.. Got it ?

Ingatlah !! Melepaskan bukanlah akhir dari dunia melainkan awal dari suatu kehidupan baru…
* Kita harus melepaskan seseorang karena kebahagiaan kita tidak tergantung padanya.
* Kita harus melepaskan seseorang karena kita menyadari yang ganteng,
yang cantik, yang istimewa belum tentu yang terbaik buat kita.
* Kita harus melepaskan seseorang karena kita tahu jika Tuhan mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.
* Kita harus melepaskan seseorang ketika saat2 indah hanyalah tinggal masa lalu.
* Kita harus melepaskan seseorang karena kepala kita berkata "tidak ada lagi yang dapat dipertahankan".
* Kegagalan tidak berarti Anda tidak mencapai apa2… namun Anda telah memahami sesuatu…!

Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang.. Tapi ketika CINTA itu
TULUS, meskipun kalah, lu TETAP MENANG hanya karena lu berbahagia
dapat mencintai seseorang…LEBIH dari lu mencintai dirilu sendiri Akan
tiba saatnya dimana lu harus berhenti mencintai seseorang BUKAN
karena orang itu berhenti mencintai kita, MELAINKAN karena kita
menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita
melepaskannya. Apabila lu benar-benar mencintai seseorang, jangan
lepaskan dia, jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu
benar-benar mencintai.

MELAINKAN…BERJUANGLAH demi cintalu. Itulah CINTA SEJATI. Lebih baik lu nunggu orang yang lu inginkan DARIPADA berjalan bersama orang ‘yang
tersedia’. Kadang kala, orang yang lu cintai adalah orang yang PALING
menyakiti hatilu dan kadang kala, teman yang menangis bersamalu adalah
cinta yang tidak kamu sadari.

It’s The END